Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Indonesia Dorong IDB dan Sekretariat OKI Laksaanakan Program Kerja OKI

Jakarta, 30 Maret 2014 Kusta merupakan penyakit menular yang sulit menular. Hal ini dikarenakan masa inkubasinya terbilang lama, yaitu 2 5 tahun untuk bisa terserang kusta. Selain itu dari 100 orang yang terpapar virus kusta, 95 orang kebal, 3 orang sembuh sendiri dan 2 orang yang butuh pengobatan. Demikian disampaikan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH saat membuka acara Jalan Sehat dalam Rangka Hari Kusta Sedunia ke-61, di Monas, Jakarta. Minggu (30/3). Jakarta, 24 Maret 2014 Indonesia mendorong Peran Islamic Developmet Bank (IDB) dan Sekretariat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dalam menggerakan kerjasama antara negara anggota, khususnya dalam hal mobilisasi sumber dana, para ahli dan sumber daya lainnya dalam upaya pelaksanaan OIC Strategic Health Programe of Action (SHPA) 2014 2023. Demikian pernyataan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Ms.c, Ph.d ketika membuka Forum Pertemuan 8th Steering Committee on Health (SCH) dan 1st Lead...

Kusta, Penyakit Menular yang Sulit Menular

Jakarta, 30 Maret 2014 Kusta merupakan penyakit menular yang sulit menular. Hal ini dikarenakan masa inkubasinya terbilang lama, yaitu 2 5 tahun untuk bisa terserang kusta. Selain itu dari 100 orang yang terpapar virus kusta, 95 orang kebal, 3 orang sembuh sendiri dan 2 orang yang butuh pengobatan. Demikian disampaikan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH saat membuka acara Jalan Sehat dalam Rangka Hari Kusta Sedunia ke-61, di Monas, Jakarta. Minggu (30/3). Kusta dapat dicegah dan disembuhkan tanpa cacat bila ditemukan sedini mungkin, terlebih lagi obatnya, yaitu MDT dapat diakses gratis di Puskesmas, terang Menkes. Lebih lanjut Menkes menyatakan, Indonesia merupakan penyumbang kasus baru kusta nomor 3 terbesar di dunia, setelah India dan Brasil. Di tahun 2012 dilaporkan ada 18.994 kasus kusta baru di Indonesia dan 2.131 penderita (11,2 %) diantaranya ditemukan sudah pada cacat tingkat 2, yaitu cacat yang kelihatan. Sedangkan 2.191 penderita (11,5 %) dantara...

Kusta, Penyakit Menular yang Sulit Menular

Jakarta, 30 Maret 2014 Kusta merupakan penyakit menular yang sulit menular. Hal ini dikarenakan masa inkubasinya terbilang lama, yaitu 2 5 tahun untuk bisa terserang kusta. Selain itu dari 100 orang yang terpapar virus kusta, 95 orang kebal, 3 orang sembuh sendiri dan 2 orang yang butuh pengobatan. Demikian disampaikan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH saat membuka acara Jalan Sehat dalam Rangka Hari Kusta Sedunia ke-61, di Monas, Jakarta. Minggu (30/3). Kusta dapat dicegah dan disembuhkan tanpa cacat bila ditemukan sedini mungkin, terlebih lagi obatnya, yaitu MDT dapat diakses gratis di Puskesmas, terang Menkes. Lebih lanjut Menkes menyatakan, Indonesia merupakan penyumbang kasus baru kusta nomor 3 terbesar di dunia, setelah India dan Brasil. Di tahun 2012 dilaporkan ada 18.994 kasus kusta baru di Indonesia dan 2.131 penderita (11,2 %) diantaranya ditemukan sudah pada cacat tingkat 2, yaitu cacat yang kelihatan. Sedangkan 2.191 penderita (11,5 %) dantara...

Wagub DKI: Tes Kesehatan Penting untuk Pencegahan

Jakarta, 31 Maret 2014 Saya adalah orang yang mendukung tes kesehatan. Saya yakin bahwa permasalahan kesehatan dapat lebih cepat ditemukan melalui tes kesehatan. Semakin cepat ditemukan, mendapat pengobatan, maka semakin cepat memperoleh kesembuhan. Demikian pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM, pada pembukaan kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2014 Regional Barat di Jakarta, Senin (31/3). Rakerkesnas 2014 yang mengusung tema "Pemantapan Pembangunan Kesehatan Menuju Masyarakat Sehat Mandiri dan Berkeadilan dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH. Bagi perempuan, penting melakukan Sadari (Periksa Payudara Sendiri) juga papsmear secara berkala untuk deteksi dini kanker, ujar Wagub DKI. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DKI juga menyatakan dukungannya terhadap sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Bidang Kesehatan (BPJS Keseha...

Menkes Buka Rakerkesnas 2014 Regional Barat di Jakarta

Jakarta, 31 Maret 2014 Rakerkesnas 2014 merupakan kesempatan besar untuk melihat kembali apa saja yang sudah disepakati pada Rakerkesnas tahun sebelumnya dan bersama-sama mengevaluasi untuk mengidentifikasi lebih banyak lagi hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pembangunan kesehatan masyarakat di Daerah. Demikian pernyataan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, pada pembukaan kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2014 Regional Barat di Jakarta, Senin (31/3). Turut hadir dalam kegiatan pembukaan ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. Tahun lalu kita sudah merumuskan banyak hal, namun dirasa masih belum membumi. Untuk itu, pada Rakerkesnas kali ini diharapkan dapat dirumuskan hasil yang lebih kongkret berdasarkan analisa serta pembelajaran keberhasilan daerah lainnya, ujar Menkes. Rakerkesnas 2014 mengusung tema "Pemantapan Pembangunan Kesehatan Menuju Masyarakat Sehat Mandiri dan Berkeadilan. Rangkaian kegiata...

Indonesia Bebas Polio

Jakarta, 1 April 2014 Anak yang telah lengkap imunisasinya pada saat menginjak usia 2 tahun, maka dia sudah terlindungi dari 8 macam penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), yaitu: Tuberkulosis, Hepatitis B, Polio, Campak, Difteri, Pertusis, Tetanus dan Haemophilus Influenzae type B (Pneumonia dan Meningitis). Demikian pernyataan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, saat memberikan paparan di hadapan lebih dari 700 peserta Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2014 Regional Barat di Jakarta, Senin malam (31/3). Pada kesempatan tersebut, Menkes menyatakan kegembiraannya saat melihat hasil cakupan imunisasi dasar 13 Provinsi di Regional Barat, yaitu: DI Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Saya sangat bahagia melihat grafik capaian regional barat terkait imunisasi. Hanya ada beberapa Provinsi yang capaiannya masih di ...

Komitmen Bersama Antara Kemenkes RI dengan 11 Mitra Kerja untuk Mencegah Tindak Korupsi

Jakarta, 2 April 2014 Demi terwujudnya  good governance dan birokrasi yang bersih dan melayani Kementerian Kesehatan RI melakukan penandatanganan komitmen bersama 11 mitra kerja disaksikan oleh Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam upaya pengendalian gratifikasi dan pencegahan tindak pidana korupsi. Kesebelas mitra kerja tersebut, yaitu: 1) Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI); 2) International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG); 3) Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI); 4) Gabungan Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia (Gakeslab); 5) Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu); 6) Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI); 7) PT Kimia Farma (Persero); 8) PT Indofarma (Persero) tbk; 9) PT Bio Farma (Persero); 10) PT Rajawali Nusindo Indonesia (RNI); serta 11) PT Phapros tbk. Dalam keterangan kepada wartawan, Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH menyatakan bahwa penandata...

ORGANISASI KEAGAMAAN SERUKAN PENGHAPUSAN STIGMA DAN DISKRIMINASI OYPMK

Jakarta, 3 April 2014 Perwakilan 16 Organisasi Keagamaan bersama Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Agama menandatangani Seruan Nasional (National Appeal) Penghapusan Stigma dan Diskriminasi Terhadap Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK), Kamis pagi di Jakarta (3/4). Turut hadir pada acara ini Dirjen Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan, Ketua Komnas HAM, WHO Representative to Indonesia, perwakilan Kelompok Agama hingga perwakilan OYPMK. 16 organisasi keagamaan tersebut ialah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi), Majelis Tinggi Agama Khonghucu (Matakin), Pimpinan Pusat Muhamadiyah, Pengurus Besar Nahdatul Ulama, Pengurus Pusat Persatuan Islam, Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyah, Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Ikatan Dai Indonesia, Badan Amil Zakat Nasiona...

Rakerkesnas 2014 Sepakati 4 Rekomendasi

Jakarta, 4 April 2014 Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2014 bertema "Pemantapan Pembangunan Kesehatan Menuju Masyarakat Sehat Mandiri dan Berkeadilan telah diselenggarakan. Rangkaian kegiatan Rakerkesnas 2014 diawali di Bali untuk regional tengah (16-19 Maret 2014), dilanjutkan ke Manado untuk regional timur (23-26 Maret 2014) dan terakhir di Jakarta untuk regional barat (31 Maret-3 April 2014). Pertemuan yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisme antara pusat dan daerah dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan kesehatan tahun 2014 guna mengidentifikasi masalah terkait pelaksanaan pembangunan kesehatan, terutama percepatan pembangunan Millenium Development Goals (MDGs) di bidang kesehatan dan penerapan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini berhasil merumuskan 4 rekomendasi untuk ditindaklanjuti seluruh jajaran kesehatan di masing-masing Provinsi, Kabupaten dan Kota, yaitu: 1.    Percepatan pencapaian target MDGs dan RPJMN...

Waspadai Nyamuk: Lindungi Diri Kita

Jakarta, 4 April 2014 Kalimat Waspadai Nyamuk: Lindungi Diri Kita bukan hanya sekedar slogan. Ini benar-benar sebuah imbauan yang harus diwaspadai. Sebanyak 5 dari 6 penyakit tular vektor disebabkan oleh nyamuk. Oleh karena itu, tepat bila tema nasional yang dipilih untuk Hari Kesehatan Sedunia HKS 2014 di Indonesia adalah Waspadai Nyamuk: Lindungi Diri Kita. Hari Kesehatan Sedunia (HKS) diperingati setiap tanggal 7 April. Tanggal ini dipilih bertepatan dengan tanggal berdirinya Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization. Tahun 2014, peringatan HKS 2014 di tingkat global, mengangkat tema  Vector-borne Diseases. Tema ini relevan dengan upaya yang dilakukan Pemerintah bersama masyarakat untuk mengendalikan berbagai Penyakit Tular Vektor di Indonesia, seperti: Malaria ditularkan oleh nyamuk anopheles; Demam Berdarah Dengue ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti; Chikungunya ditularkan oleh nyamuk aedes aegypt; Filariasis ditularkan oleh nyamuk culex/anophele...

Dana Bansos Kemenkes untuk Biayai Iuran Peserta PBI Program JKN

Jakarta, 10 April 2014 Terkait dengan maraknya berita dana Bantuan Sosial (Bansos), Kepala Pusat Komunikasi Publik mengkonfirmasi bahwa memang ada dana Bansos di Kementeian Kesehatan. Anggaran Bansos di Kemenkes pada tahun 2014 sebesar Rp 19,93 T diperuntukkan membayar iuran peserta miskin dan tidak mampu melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Jumlah peserta PBI yang akan dibiayai Pemerintah sebesar 86,4 juta jiwa dengan biaya iuran Rp 19.225/orang/ bulan untuk 12 bulan. Jika dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp 8,3T, dana bantuan sosial Kemenkes tahun 2014 menglami kenaikan sebesar lebih dari 100 persen. Hal ini disebabkan oleh naiknya biaya iuran peserta dari Rp 6.500,- menjadi Rp 19.225 sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 111 tahun 2013 tentang Perubahan atas Perpres RI Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan. Penyaluran anggaran Bansos sebesar Rp 19,932 T dibayarkan oleh Kemenkes kepada BPJS Kesehatan, setiap bulan rat...

Menkes Minta RSUD Kab.Sorong Ajak Masyarakat Ikut JKN

Sorong, 14 April 2014 Pada saat melakukan dialog dengan jajaran kesehatan RSUD Kabupaten Sorong, Papua Barat Senin (14/4), Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A  meminta pihak RSUD Kabupaten Sorong, mendorong masyarakat menjadi peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKN). Dengan ikut JKN, masyarakat akan memiliki akses dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif  mulai dari promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif. Menkes mengatakan, bagi para perkerja yang belum menjadi peserta JKN agar mendorong perusahaan untuk mendaftarkan seluruh karyawannya, karena hal tersebut akan menguntungkan baik perusahaan maupun karyawan. Mulai Juni 2015, para pekerja akan menbayar iur JKN sebesar 1% dari penghasilan tidak kena pajak, sementara 4% dibayarkan oleh perusahaan selaku pemberi kerja. JKN juga dapat diikuti oleh pekerja informal dengan memilih untuk menjadi peserta kelas 1 dengan membayar iuran sebesar Rp. 59.500, kelas 2 Rp. 42.500, dan kelas 3 ...

Menkes Serahkan Bantuan GeneXpert ke RSUD Kab. Sorong

Sorong, 14 April 2014 Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH serahkan satu unit Bantuan GeneXpert, alat tes diagnostik cepat bagi penyakit Tuberculosis kepada pihak RSUD Kab. Sorong pada saat kunjungan ke RSUD Sorong, Prov. Papua Barat. Senin (14/4). Pada kesempatan tersebut Menkes didampingi oleh Direktur Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama dan Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan, Dr. Chairul Radjab Nasution juga tandatangani prasasti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Manokwari sekagilus meresmikan secara simbolis pemakaian gedung tersebut. Terkait penyakit TB,  dalam Rapat Kerja Daerah Bupati dan Walikota se-Provinsi Papua Barat di Hotel Mariat, Sorong, Menkes nyatakan dibutuhkan Kepemimpinan dari para Kepala Daerah  dalam pengendalian TB untuk mengajak  masyarakat dengan gejala batuk agar segera memeriksakan diri di pusat pelayanan kesehatan, menjamin pasien TB mematuhi jadwal pengo...

Menkes Resmikan Gedung Pelayanan Penunjang & Rehabilitasi Medik Terpadu RSUP Fatmawati

Jakarta, 21 April 2014 Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, didampingi Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatandan Direktur RSUP Fatmawati, dr. Andi Wahyuningsih Attas, Sp.An, meresmikan Gedung Pelayanan Penunjang dan Rehabilitasi Medik Terpadu, Jakarta (21/4). Peresmian Gedung Pelayanan Penunjang Bougenville dan Gedung Pelayanan Rehabilitasi Medik Terpadu Azalea dilakukan bersamaan dengan peringatan Ulang Tahun RSUP Fatmawati yang ke 53 tahun. Di usia 53 tahun sejak didirikan, RS Fatmawati membuktikan prestasinya dalam melaksanakan fungsi pelayanan, pendidikan, dan penelitian di bidang kesehatan, yaitu dengan menjadi rumah sakit Pemerintah ke-3 di Indonesia yang berhasil memperoleh akreditasi internasional dari Joint Commission International (JCI). Selain itu, RSUP Fatmawati juga telah meraih Sertifikat ISO 9001 : 2008 dan Sertifikat  OHSAS 18001 Tahun 2012 yang akan memperkuat upaya mewujudkan keselamatan dan keamanan pasien, pengunjung,  s...

Dirjen Bina Gizi & Kesehatan Ibu dan Anak Resmikan Rumah Menyusui

Jakarta, 21 April 2014 Senin pagi, bertepatan dengan Hari Kartini, dr. Anung Sugihartono, selaku Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, resmikan Rumah Menyusui di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta. (21/4). Hadir dalam acara tersebut dr. Wiyarni Pambudi, Ketua Sentra Laktasi Indonesia (Selasi), dr. Utami Roesli, Pakar ASI. Pada kesempatan baik ini saya  menyambut baik upaya Rumah Sakit Budi Kemuliaan sebagai Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi bekerjasama dengan Sentra Laktasi Indonesia (SELASI) untuk mengembangkan Rumah Menyusui yang nantinya diharapkan dapat menjadi pusat layanan dan dukungan menyusui serta tempat pendidikan dan pelatihan keterampilan membantu menyusui, kata dr. Anung Dalam sambutannya dr. Anung menyatakan,  dari tahun ke tahun, secara nasional, kualitas pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi cenderung semakin membaik. Hal tersebut diperkuat dengan meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi. Berd...

Pekan Imunisasi Dunia 2014: Imunisasi untuk Masa Depan yang Sehat

Sidang Majelis Kesehatan Dunia atau World Health Assembly (WHA) menyepakati bahwa minggu terakhir di bulan April setiap tahunnya merupakan Pekan Imunisasi Dunia (PID) atau World Immmunization Week (WIW). Tahun ini, pekan imunisasi dunia dilaksanakan pada tanggal 23-30 April 2014. Tema global peringatan PID 2014 adalah Are You Update?, sementara di Indonesia menyusung tema Imunisasi Untuk Masa Depan Yang Sehat. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Kemenkes RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE, menyatakan bahwa pada peringatan Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2014 akan dilaksanakan Pelayanan Sepekan Imunisasi kepada bayi dan Balita, utamanya yang belum melengkapi imunisasi dasarnya di Puskesmas, RS dan lainnya. Selain itu, juga dilakukan Drop Out Follow Up untuk melengkapi imunisasi anak yang terlewat, Sementara itu, puncak peringatan PID 2014 baru akan dilaksanakan pada awal Mei mendatang, tutur Prof. dr. T...